Pernah dengar istilah omongan adalah doa ?
Waktu itu Aku berkata ingin ada satu hari dimana Aku bisa pergi mbolang main motoran sendiri, tapi tentunya aku gak sampai hati. Sedangkan Suami pernah berkata pengen masak mie untuk sendiri ketika gabut di rumah sendiri karena aku lagi keluar main sama ibuku.
Akhirnya suatu hari omongan tersebut kejadian. Namun tidak terwujud persis seperti apa yang diomongkan. Terwujudkan dengan skenario kejadian seperti ini ...
Akhirnya suatu hari omongan tersebut kejadian. Namun tidak terwujud persis seperti apa yang diomongkan. Terwujudkan dengan skenario kejadian seperti ini ...
Tiba-tiba dapat kabar Mbah Prambanan sakit, sore habis ashar Aku diminta Ibu untuk antar ke Prambanan. Dari Solo, Sampai Prambanan menjelang Maghrib. Setelah Sholat Maghrib aku langsung balik Solo. Pilih langsung balik karena gak tega sama Suami di rumah sendiri dan kakinya lagi sakit. Juga biar gak kemaleman, jadi setelah memastikan kondisi Mbah baik, Aku langsung balik.
Balik Solo motoran sendiri. Sampai Klaten mampir makan di Olive karena lapar. Waktu itu aku menikmati sekali. Tak lupa kabarin Suami kalo mampir Olive dan tanya apakah mau dibungkusin Ayam Olive apa enggak. Tapi Suami gak mau Ayam Olive, maunya martabak. Baiklah.
Rencana mau beli Martabak di Solo Baru. Ditemani Spotify album Opick dari intercom ke telinga, Aku menikmati sekali perjalanan dari warung Olive ke warung Martabak. Enjoy sambil "Maulana.. Maulaa.. Yaa Sami, Du,anaa. Dari sini sudah terlihat kan perwujudan omongannya (a.k.a doa) ? 😶Sementara di rumah, Suami memang masak seperti yang diomongkan sebelumnya, tapi bukan masak mie. Melainkan masak daging sapi. Wow amazing bukan ? 😲 Dari pengen mie, dikasih daging sapi. Kebetulan saat itu Suami lagi dianjurkan dokter untuk diet karena kakinya sakit.
Jadi hikmah yang bisa diambil adalah :
- Kalau ngomong yang baik-baik aja.
- Kalau ada doa yang belum terkabulkan, sabar harus yakin doa pasti terwujud. Seperti janji Allah yang ada dalam Al-Quran Al-Mukmin:60.
- Berprasangka baik.
- Jadi lebih paham bentuk jawaban Allah mengabulkan doa kita. Ya, Tidak, Tunggu.
- Allah yang paling tau apa yang dibutuhkan dan yang terbaik untuk hambanya.
- Manusia boleh berencana, tapi rencana Allah tetap yang terbaik.
- Jangan lupa bersyukur.
Yang mau menambahkan hikmah, boleh tulis dikolom komentar ya... hehe..



